Tapi mengejutkannya, 4 hari setelahnya, ia malah sakit lagi bahkan kondisinya kali ini lebih menakutkan karena Patrick mengalami kejang-kejang.
Ia langsung dilarikan ke rumah sakit besar.
Anehnya suntikan dan obat yang diberikan tim medis tetap tak mampu menghentikan kejang-kejang.
Akhirnya, Patrick ditempatkan di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Keluarga pun langsung syok saat mengetahui hasil pemeriksaan yang menyatakan bahwa Patrick mengidap radang otak.
Kondisi itulah yang membuat Patrick mengalami sakit kepala.
Setelah melewati masa kritis, pada 28 Maret 2018, Patrick menghembuskan nafas terakhirnya, melansir TribunStyle.com.
Jovelyn dan keluarganya sangat terkejut dan terpukul dengan kabar tersebut.
Untuk itu, Jovelyn membagikan kisah sang adik ke media sosial dengan harapan kisah yang dialami adiknya tidak akan menimpa orang lain.
Dia mencoba mengingatkan orang lain untuk selalu menjaga kesehatan.
BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA
Halaman Berikutnya

